Bertepatan dengan Perayaan Hari Kemerdekaan 2006 bulan Agustus ini sebenarnya saya harus ke Pekanbaru buat nengok adik saya yang menetap disana, tepatnya di Rumbai yaitu di kompleks Perumahan Caltex –perusahaan minyak Amrik yang mengeksplorasi kilang minyak Riau. Istri adik saya itu melahirkan putra kedua dan sebagai tanda kesyukuran biasanya diadakan sedikit acara syukuran keluarga dan jiran.
Cuma sayang seribu sayang, bulan ini saya udah full banget ditempah banyak fihak (hehehe…sok penting gitu kesannya). Saya harus memberi pelatihan sistem di kantor mulai jam 09.00 sampai 17.00 (non-stop) dan ditambah kegiatan sebagai panitia Agustusan (Peringatan Kemerdekaan RI) di tingkat kampung, yang walau kelihatan remeh-temeh tapi ternyata perlu kerja keras dan kerjasama. (Ini kan perkhidmatan bagi am…istilah Malaysia…kerja sosial gitchu…jadi suka asal-asalan orang mo ngerjain, habis nggak diupah sih).
Alhasil yang berangkat kesana hanya Oom dan Tante sama keponakan. Saya nitip doa aja…
Sebenarnya saya pengin banget main ke Riau. Soalnya bulan ini momen-nya tepat sekali. Banyak acara bagus di Riau. Hehehe…termasuk pemandangan kabut dan asap sepanjang hari kalee….
Bukan sih…bukan masalah pembakaran lahan yang mo saya omongin… (masalah) yang ini sih udah basi banget tiap tahun didiskusikan. Bolak-balik tiap tahun gitu-gitu juga. Aneh bin ajaib ya?
Yang jelas tante (Makcik) Siti begitu mendarat di Lapangan Terbang Sultan Syarim Kasim, Pekanbaru, Riau langsung SMS :
"Waduuuh..duh…ini Pekanbaru kok berasap dimana-mana. Sampai susah mau bernafas. Susah mau jalan mobil. Tadi juga susah pesawat mo mendarat".
Saya balas setengah kelakar :
"Dinikmatin ya Tante…itu asapnya mahal lho…kualitas ekspor…soalnya udah dikirim ke Malaysia, S’pore dan Thailand..hehehe.." (iyolah…gilo asok ka asok sajo tiok tahun ko..)
Balik ke topik asli yang mau saya omongkan.
Agustus selalunya spesial buat Riau, karena selain memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) RI maka segenap rakyat Riau khasnya juga memperingati Ulang Tahun Provinsi yang jatuh tiap tanggal 9 Agustus. Jika RI genap 61 tahun maka Riau udah 49 tahun.
Oya..tahun ini acaranya agak istimewa karena Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla (istri beliau- urang awak) berkenan membuka acara-acara budaya yang digelar di Riau, diantaranya:
- DEMO MEMBATIK MELAYU RIAU
- PAMERAN BATIK RIAU, TENUN LAMA & SONGKET MELAYU RIAU
- PENCANANGAN KUE KEMOJO (kue bentuk bunga Kemboja=Kemojo, dalam pelat Melayu Kampar)
- PAMERAN KRAF UNGGULAN DARI 11 ANJUNGAN KOTA & KABUPATEN SE-RIAU
- GELAR BUDAYA MELAYU RIAU (KARNIVAL BUDAYA)
- LOMBA BERBALAS PANTUN ACARA MENGHANTAR BELANJA PERKAWINAN MELAYU RIAU
- GELAR MEMINANG ANAK DARO (ADAT MELAYU RIAU)
- PACU JALUR DI TELUK (TALUAK) KUANTAN…(di jurnal tersendiri kali ya?)
Waktu saya SMS lagi adik saya di Riau : "Oom dan tante udah jalan-jalan kemana aja?"
Diluar dugaan balasannya :
"Enggak. Nggak kemana-mana. Habis full asap sich. Jadi di rumah aja main ama anak-anak."
Saya SMS lagi:
"Eeeh rugi tuh. Lagi banyak acara bagus di Pekanbaru ama di Kuantan."
Aduuuh…gara-gara asap bakaran lahan gambut nih…jadi kacau acara kalee ya?
Tapi kemarin tante saya telpon ke office. Udah sampai lagi di Jakarta rupanya.
"Wan, nih ambil oleh2 ke rumah ya ntar pulang kantor…ada gula2 ama kue2 dari Malaysia dan Singapur… buat Hezqil ama Haykal"
Yeach…ini favorit saya kalo dari Pekanbaru.
Kue Keladi buatan Johor. Kacang campur aneka jenis yang kononnya khas Singapura (padahal dibuatnya sih di Johor jugak…kalo bener2 asli Singapura dimana lahan buat nanamnya? Sentosa? Hehehe)
Dan juga Lempuk Durian Kampar serta Kue Sagu Bangkit dari Tembilahan, Indragiri. Plus juga kekadang keripik balado en Dakak-dakak Petak (aslinya sih Padang...tapi di Pekan juga ada kok)
Either way…mo asal Padang kek…Riau kek…yang penting: Hhhm uenaaaaak!!!
PS #1
Buat adikku Eilan Kusuma Kurniawan…
Selamat atas lahirnya putra kedua : Muhammad Ishak Kurniawan
Biarpun laki lagi nggak apa2 dech…ayo buat lagi Versi 03 (siapa tau ntar cewek ya?)
Moga jadi anak shalih yang berguna bagi agama dan bangsa!
Foto anakmu kirim donk…lewat e-mail OK?
Terimakasih daun keladi…kalo ada (oleh2nya) kirim lagi
hehehe…
PS #2
RIAU terdiri atas 11 daerah autonomi, yaitu PEKANBARU & DUMAI, serta 9 kabupaten : KAMPAR, KUANTAN, SIAK, BENGKALIS, PELALAWAN, INDERAGIRI (HULU & HILIR) SERTA ROKAN (HULU & HILIR).
Jangan salah-kaprah antara RIAU dengan KEPULAUAN RIAU karena kini telah terpisah menjadi 2 provinsi yang beda. Provinsi Riau wilayahnya di daratan Sumatra saja dan berpusat di Pekanbaru, sedangkan Provinsi Kepulauan Riau meliputi pulau-pulau segantang lada antara Johor-Singapura hingga Laut Natuna. Pusatnya di Tanjung Pinang. Daerahnya meliputi 6 daerah autonomi yaitu 2 kota: TG PINANG & PULAU BATAM serta 4 kabupaten : BENTAN (Bintan, Penyengat, Tambelan), KEPULAUAN KARIMUN (Karimun, Kundur, Moro), KEPULAUAN LINGGA (Lingga, Dabo, Singkep, Daik) & KEPULAUAN NATUNA.